Pada Sebuah Kata Pada sebuah kata yang sukar tereja aku beranikan melukis tawa. dengan irama compang khas melalui desahan raga, hingga sampailah diriku di titik itu melalui rintihan yang serius Bisakah aku mencintaimu seperti bunga?, kataku yang mekar lalu hancur tercibir angin Beranikah aku menyukaimu seperti kurma?, kataku (lagi) yang hangat diingat pengikis dahaga di kala puasa, sahaja Mampukah aku setia padamu laksana...